Tanggal 10 Maret diperingati sebagai Hari HIV/AIDS pada Wanita dan Anak Perempuan, sebuah momentum penting untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS yang inklusif. Layanan kesehatan primer (primary health care/PHC) memiliki peran strategis sebagai pintu masuk utama masyarakat ke dalam sistem kesehatan, termasuk bagi individu yang membutuhkan layanan pencegahan, tes, dan pengobatan HIV. Melalui pendekatan layanan yang terpadu, berpusat pada manusia, serta melibatkan komunitas, layanan kesehatan primer memungkinkan penanganan HIV dilakukan secara lebih luas dan komprehensif, sekaligus mengintegrasikan layanan kesehatan lain seperti kesehatan reproduksi, penyakit tidak menular, dan kesehatan mental. Selain itu, pendekatan ini juga mendukung upaya pengurangan stigma dan diskriminasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan inovasi kesehatan. Dengan memperkuat layanan kesehatan primer, sistem kesehatan dapat menjangkau lebih banyak orang secara adil dan berkelanjutan dalam upaya mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada 2030. Lebih lanjut terkait peran layanan kesehatan primer dalam penanganan HIV/AIDS dapat disimak pada sumber berikut